Gunung Papandayan

Gunung Papandayan

Apakah anda sudah pernah mendengar kata Gunung Papandayan? dimanakah Gunung Papandayan itu berada? Nama Papandayan itu berasal dari bahasa sunda, yaitu Panday. Panday berarti pandai besi. Jaman dahulu, saat masyarakat sedang melintasi gunung ini, mereka mendengar suara – suara yang mirip dengan keadaan di sebuah tempat kerja pandai besi. 

Suara tersebut berasal dari kawah aktif, bahkan sangat aktif. Dengan demikian gunung ini di namakan dengan Papandayan oleh masyarakat sekitar gunung ini. Keadaan gunung Papandayan jaman dulu tentu sudah berubah dengan keadaan Gunung Papandayan saat ini karena mulai munculnya banyak hotel yang ada di sekitarnya. 

Di lokasi gunung Papandayan terdapat hutan yang hening dan alami. Hutan alami dapat kita jumpai saat sudah mencapai ketinggian 1900 – 2675 Mdpl. Kemudian di daerah kawah, anda bisa menjumpai tumbuhan semak, tumbuhan semak tersebut dapat tahan atas adanya gas beracun seperti rumput kawah, wuwagi dan paku kawah. Jika semakin jauh dari kawah, maka tumbuhan semak pun akan menjadi lebih beraneka lagi. Selain suwagi, ramo gencel, pohon segel, huru koneng, rumput kawah, semak harendong, paku andam, edelweiss, bungburn, tumbuhan rambat gandapura dapat anda jumpai pada daerah ini. Dan selain itu, tentunya di bagian kaki gunung,

Gunung Papandayan berada di Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut Jawa Barat. Gunung Papandayan merupakan gunung api starto 2 yang memiliki ketinggian sekitar 2665 meter diatas permukaan laut mdpl. Gunung Papandayan adalah gunung tertinggi kedua di Kabupaten Garut setelah Gunung Cikuray dan merupakan gunung aktif  kedua setelah Gunung Guntur.
 
Dikawasan Gunung Papandayan terdapat beberapa kawah yang cukup besar dan terkenal. Beberapa kawah tersebut diantaranya: Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Manuk dan Kawah nagklak. Hingga saat ini kawah tersebut masih mengeluarkan asap dan uap panas dari sisi dalamnya.
 
Secara topografi Kawasan Gunung Papandayan memiliki kawasan yang curam, berbukit,bergunung serta terdapat beberapa tebing yang terjal.Schimid dan Ferguson mengklasifikasikan Gunung Papandayan  termasuk tipe B dengan curah hujan rata-rata 3.000 mm per tahun dengan kelembaba udara sekitar 70-80% serta temperatur 10 º C.
 
Gunung Papandayan memiliki potensi wisata yang dapat menarik wisatawan. Keindahan Gunung Papandayan mampu menghipnotis setiap mata pengunjung. Salah satu tempat yang paling sering di kunjungi di gunung Papandayan adalah kawasan Kawahnya. Kawah Papandayan merupakan komlek gunung berapi yang masih aktif seluas 10 hektar. Masing-masing Kawah memiliki lubang-lubang magma berkuran besar dan kecil yang mengeluarkan asap/uap air hingga menimbulkan suara yang unik.
Keterangan Umum

Nama Gunung Api : Gunung Papandayan
Nama Kawah : Kawah Mas, Kawah Nangklak, Kawah Manuk
Nama kawah lain di sekitar Gunung Papandayan : Tegal Alunalun dan Tegal Brungbung.
Lokasi
a. Administrasi : Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat
b. Posisi Geografi : 7019’00″ LS dan 107044’00″BT

Ketinggian : a. 2665 dml
b. 1950 m di atas dataran Kota Garut.
Kota Terdekat : Garut
Tipe Gunungapi : Strato tipe A
Pos Pengamatan : Terletak pada ketinggian 1050 mdol di Kampung Pusparendeng, Desa Pakuwon, Kecamatan Cisurupan.

Demografi

Konsentrasi pemukiman penduduk berada di sektor Timur Laut, Tenggara dan Timur-enggara yakni di Kecamatan Bayongbong, Cikajang dan Cisurupan. Sedangkan pemukiman penduduk di sektor utara, baratlaut, barat, baratdaya dan selatan jumlahnya relatif sedikit.

Sejarah mencatat bahwa Gunung Papandayan telah beberapa kali meletus diantaranya pada tanggal 12 Agustus tahun 1772, 11 Maret 1923, 15 agustus 1942, dan 11 november 2002. Letusan paling dahsyat terjadi pada tahun  1772 dan berhasil menghancurkan sekitar 40 Desa dan menelan korban sekitar 2957 orang. Daerah yang terkena longsoran material letusan sejauh 10 km dengan lebar 5km.Sampai saat ini GunungPapandayan satusnya masih akttif.

Sejarah penaman Gunung Papandayan bemula dari sekelempok masyarakat yang mendengar suara gaib pada saat melintasi Gunung Papandayan. Suara yang didengar oleh sekelompok masyarakat itu terdengar seperti suara besi yang dpukul. Suara yang sama seperti seorang tukang pandai besi yang sedang membuat suatu perkakas seperti pisau, golok dan lain-lain.

Kawasan hutan Gunung Papandayan ditetapkan sebagai Cagar Alam berdasarkan Gb. Tanggal 14-2-1924 Nomor: 36 Stbl. 43, seluas 884 Ha. Kemudian pada tanggal 5-10-1978 melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 610/ Kpts/Um/10/1978, sebagian wilayah seluas 221 Ha diubah menjadi Taman Wisata Alam. Berdasarkan Surat Keputusan menteri Pertanian Nomor : 68/Kpts/Um/l/79 tanggal 22 – 1 – 1979 kawasan cagar alamnya diperluas sehingga menjadi 6.000 Ha. Kemudian atas dasar Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : 226/Kpts11/1990 tanggal 8-5-1990, Cagar Alam Gunung Papandayan ditetapkan menjadi seluas 6.807 Ha dan Taman Wisata Alam seluas 225 Ha.

Dikawasan Pondok Saladah dapat kita temukan jejak yang ditinggalkan oleh satwa liar seperti macan tutul dan babi hutan, baik berupa jejak kaki maupun kotoran yang masih basah. Satwa liar yang terdapat adalah : Babi Hutan (Sus vitatus), Trenggiling (Manis javanica), Kijang (Muntiacus muntjak), Lutung (Trachypitecus auratus) dan beberapa jenis burung seperti : Walik (Treron griccipilla), Kutilang (Pycononotus aurigaste) dan lain-lain  atau sudah. mengering.

Flora Gunung Papandayan

Kawasan Gunung Papandayan memiliki banyak keanekaragaman tumbuhan yang beragam seperti: Flora yang terdapat umumnya didominir oleh pohon Suagi (Vaccinium valium) dan Edelweis (Anaphalis javanica), sedangkan bentuk vegetasi lainnya adalah Puspa (Schima walichii), Saninten (Castanopsis argentea), Kihujan (Engelhardia spicata), Jamuju (Podocaspus imbricatus), Pasang (Quercus sp), Manglid (Magnolia glauca). Sepanjang Perjalanan kita akan menemukan Tumbuhan Endemik yang unik, tumbuhan liar yang dapat dimanfaatkan sebagai makanan ataupun obat seperti Begonia, Poh-pohan, Tepus, Honje, Umbi-umbian, Bimbit dan masih banyak lagi jenis lainnya dan Tanaman berbahaya untuk manusia, misalnya yang dapat menimbulakan rasa gatal jika tersentuh oleh kulit, seperti daun pulus dan tareptep.

Dikawasan Gunung Papandayan terdapat 14 buah kawah namun hanya beberapa kawah yang memiliki luas cukup besar dan terkenal. Beberapa kawah tersebut diantaranya: Kawah Mas, Kawah Baru, Kawah Manuk dan Kawah Nangklak. Hingga saat ini kawah tersebut masih mengeluarkan asap dan uap panas dari sisi dalamnya. Kawah Mas merupakan salah satu kawah ditengah-tengah kubah dengan lebar seluas 150 meter. Selain kawah ada juga beberapa genagan air yang berwarna-warni/ tidak hanya itu sobat juga dapat menjumpai sungai-sungai kecil bekas jalur aliran lahar pada saat  Gunung Papandayan meletus tahun 2002.

Cara Pencapaian:

Kawah Mas Gunun Papandayan dapat dicapai dari Bandung dengan kendaraan bermotor melalui 2 jalan alternatif. Jalan alternatif pertama, melalui kota Garut (lama perjalanan sekitar 2 jam), lalu menuju Kecamatan Cisurupan (lama perjalanan sekitar 20 menit) dan dari sini dilanjutkan hingga Kawah Mas (lama perjalanan sekitar 25 menit). Jalan alternatif kedua, melalui Pangalengan, melewati daerah perkebunan Garut Selatan (Perk. Sedep dan Malabar) hingga perkebunan Cileuleuy (lama perjalanan sekitar 3 jam), dari sini dilanjutkan menuju Kawah Mas (lama perjalanan sekitar 30 menit).

Pondok Saladah merupakan padang savana yang sangat luas yaitu seluas 8 hektar dan beada di ketinggian 2.288 meter diatas permukaan laut. Kawasan ini menjadi tempat favorite bagi para pendaki gunung karena dikawasan ini  terdapat beberapa sungai kecil yang alirannya mengalir sepanjang tahaun. Sungai tersebut diberi nama sungai Cisaladah.

Tegal Panjang Gunung Papandayan

Kawasan Tegal Panjang Gunung Papandayan termasuk daerah konservasi, Badan Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Garut. Kawasan ini tidak bisa diakses oleh sembarang orang apalagi untuk camp. Selain termasuk Cagar Alam Tegal Panjang juga sebagai tempat berkembangnya hewan-hewan yang dilindungi seperti macan tutul, rusa atau mencek dan lainnya.

Tegal ALun Gunung Papandayan merupakan sebuah dataran luas seluas 32 hektar yang banyak ditumbuhi bunga edelweis yang menghampar. Salah satu keindahan Papandayan ini adalah surga tamana bunga edelweis terbesar. Kawasan ini merupakan padang bunga edelweis terluas dan terbesar se-Asia Tenggara. Tegal Alun adalah salah satu tempat tertinggi di Gunung Papandyan dan merupakan spot terbaik untuk melihat dan menikmati keindahan bunga edelwais. Tegal Alun merupakan salah satu tempat paling menarik yang wajib dikunjungi di Gunung Papandayan.Berada di Tegal Alun yang menjadi titik tertinggi puncak Gunung Papandayan dengan udara serta kabut yang menyelimuti menjadi kenangan indah dihati para pendaki

Air Panas Gunung Papandayan

Sumber air panas juga terdapat di Gunung Papandayan. Sumberair panas belerang yang berkhasiat dalam penyembuhan penyakit kulit ini berada di kawasan perbatasan Blok Cigenah. Selain sumber air panas kawasan ini memiliki keindahan alam dengan vegetasi tanaman yang masih utuh dan alami serta ditunjang dengan suhu udara dan kesejukannya.

Curug Teko Gunung Papandayan

Tidak banyak yang mengetahui bahwa ternyata di Gunung Papandayan terdapat air terjun yang indah dengan genangan-genangan air yang berwarna warni. Air dicurug ini sangat jernih namun mengandung belerang. Curug ini ditemukan oleh seorang Fhotographer bernama Tatang yang berhasil mengabadikan dan menjuarai lomba Fotographer yang diadakan di kawasan Gunung dan Kawah Papandayan.

Inventarisasi Sumberdaya Gunung Api

1.Batuan Beku
Cadangan batuan beku cukup berlimpah, berupa lava berkomposisi andesit dan andesitbasaltik, dimanfaatkan menjadi batu belah dan batu lempengan untuk keperluan bahan bangunan dan batu hias serta pengerasan jalan dan pembuatan jembatan.


2. Belerang (Sulfur)
Cadangan belerang (sulfur) cukup berlimpah, terutama di Kawah Mas (puncak Gunung Papandayan), dipergunakan untuk pembuatan pupuk. Akses jalan menuju Kawah Mas sudah beraspal dengan kondisi relatif baik, kecuali antara tempat parkir dan Kawah Mas.


3. Kaolin
Cadangan kaolin relatif sedikit, terutama terdapat di sekitar Gunung Walirang, Kawah Mas dan di sebaran endapan guguran puing (debris avalanche deposit). Biasanya dipergunakan untuk pembuatan porselin dan obat-obatan.

Wisata Gunung Api Papandayan

Terdapat di sekitar puncak Gunung Papandayan, yakni di Kawah Mas. Untuk objek camping yang cukup representatif, adalah di sekitar Tegal Alun-alun dan Tegal Brungbung. Panorama alam yang cukup memukau, terdapat di sektor barat, baratlaut dan utara, terutama karena hamparan perkebunan tehnya.

Untuk yang suka  hiking, dapat melakukannya melalui sektor timurlaut, yakni melalu kampung Panday, melewati Pos Pengamatan Gunung Papandayan (berposisi di kampung Pusparendeng), kampung Pangauban (dengan kemiringan lereng relatif kecil, yakni berkisar antara 5o dan 100). Dari sini menuju puncak Gunung Papandayan sektor timurlaut melewati punggungan berkemiringan lereng antara 30 o dan 45o. Lama perjalanan berkisar 5-6 jam

Tiket Masuk

Simaksi info harga tiket masuk Taman Wisata Alam Gunung Papandayan 2019. Ada begitu banyak perubahan besar disini mulai dari gerbang utama yang posisi pindah ke dekat area parkir, Sekarang area parkir menjadi 3x lipat lebih luas dari sebelumnya serta berubahnya bangunan warung yang berada disamping area parkir. Kawasan  Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, juga telah dipasang mini tower seluler. Fasilitas itu membuat jaringan seluler yang selama ini sulit menjadi lebih baik.

Hari Biasa

1

PENGUNJUNG NUSANTARA

Rp. 20.000

2

Kendaraan Roda 2

Rp. 12.000

3

Kendaraan Roda 4

Rp. 25.000

4

Kendaraan Roda 6

Rp. 110.000

5

Sepeda

Rp. 7.000

6

Rombongan Pelajar

Rp. 18.000

Hari Libur

1

PENGUNJUNG NUSANTARA

Rp. 30.000

2

Kendaraan Roda 2

Rp. 17.000

3

Kendaraan Roda 4

Rp. 35.000

4

Kendaraan Roda 6

Rp. 150.000

5

Sepeda

Rp. 10.000

6

Rombongan Pelajar

Rp. 20.000

Hari Biasa

PENGUNJUNG MANCANEGARA

Rp. 200.000

Kendaraan Roda 2

Rp.12.000

Kendaraan Roda 4

Rp. 25.000

Kendaraan Roda 6

Rp110.000

Sepeda

Rp. 7.000

Rombongan Pelajar

Rp. 200.000

Hari Libur

PENGUNJUNG MANCANEGARA

Rp. 300.000

Kendaraan Roda 2

Rp. 17.000

Kendaraan Roda 4

Rp. 35.000

Kendaraan Roda 6 –

Rp. 150.000

Sepeda

Rp. 10.000

Rombongan Pelajar

Rp. 300.000

TARIF LAIN-LAIN

Kemping

Rp. 35.000

Kemping Rombongan Pelajar

Rp. 23.000

Shooting

Rp. 2.000.000

Foto Prewedding

Rp. 500.000

Umbul-umbul (per tiang)

Rp. 30.000

Jasa Stand (Max 4X4 meter)

Rp. 500.000

[wpsm_comparison_table id=”2″ class=””]

  1. Harga di Update tanggal 16 Januari 2019.
  2. Harga Tiket Masuk di atas berlaku hanya untuk wisatawan Domestik
  3. Update Harga Tiket Masuk Gunung Papandayan /2019/2020 dan seterusnya akan kami update terus.

Tarif diatas ditetapkan berdasarkan:

  1. PP No 12 Tahun 2014 tentang jenis dan Tarif Penerimaan Negara Bukan Pajak  (PNBP)yang berlaku pada kementrian kehutanan.
  2. Surat Keputusan Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam No.113/IV-SET /2014 Tanggal 17 juni 2014 Tentang Penetapan Rayon di Taman Nasional, Taman wisata Alam, dan Taman Buru.
  3. Surat Keputusan Direktur Utama PT. Asri Indah Lestari No.1/Dir/Kpts. III/AIL/TWA.Papandayan/2016.
Fasilitas

Selain informasi yang telah disebutkan di atas ada beberapa fasilitas baru di Kawasan Taman Wisata Alam Gunung Papandayan seperti:

Kolam Renang
Ada dua kolam renang yang dibangun diperuntukkan untuk anak-anak dan dewasa. Istimewanya, sambil berenang pengunjung bisa menikmati pemandangan Kawah Papandayan yang jaraknya tak lebih dari dua kilometer.

Cottage / Penginapan
Penginapan tersebut berada di pertengahann jalan menuju Gunung Papandayan. Lokasinya yang strategis serta terdapat pemandangan yang indah yaitu pemandangan Kota Garut dari ketinggian yang bisa dilihat dari penginapan tersebut.Dari penginapan ini pula sobat bisa melihat indahnya matahari terbit (Sunrise) yang tak kalah indah dengan tempat-tempat lain yang muncul dibalik Gunung Cikuray. Penginapan Nangklak, begitulah penginapannya disebut. Sebuah bangunan berbentuk menyerupai bungalow yang didalamnya terdapa duua buah kamar tidur serta dilengkapi dengan tungku perapian untuk penghangat. Dibuat dari bahan kayu dan bambu serta didesain seperti rumah panggung menambah suasana serasa di pedesaan dengan udara yang super segar.

Taman Seluas Kurang Lebih 5 Hektar
da fasilitas baru berupa taman dengan penataan yang cukup bagus. Tersedia fasilitas meja kursi dari batang kayu dan gajebo yang bisa dinikmati secara gratis oleh pengunjung. Beberapa tanaman khas Gunung Papandayan seperti Edelweiss, Pohon puspa dan Cantigi ada disini.

Menara Pandang
Fasilitas ini dulu memang ada disebelah seletan area parkir namun tidak sembarangan pengunjung bisa menikmatinya. Nah sekarang posisi Menara Pandang dipindahkan ke sebelah utara area parkir. Arsitektur menara pandang sekarang jauh lebih baik dan safety dari yang sebelumnya. Pengunjung bisa menggunakan fasilitas ini secara gratis.

Mesjid
Ini merupakan fasilitas yang sebelumnya tidak ada. Lokasinya berada di tempat pusat informasi yang dulu samping terminal atau lebih tepatnya lagi berdampingan dengan Kolam Rendam Air Panas.

Itulah Informasi Gunung Papandayan terkini lengkap dengan Daftar tiket mauk Gunung Papandayan terbaru. Semoga dapat membantu buat sobat paguci yang sedang mencri informasi tentang Gunung Papandayan.