Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :

Wisata Guci Tegal

/
60 Views

Hai sahabat Pagguci! Jika hari libur tiba coba deh liburan ke Wisata Guci Tegal yang ada di Jawa Tengah. Wisata unik yang berada di pegunungan tropis yang khas. Pemandangan alam, hamparan sawah, perkebunan serta udara yang sejuk dapat Anda temui jika berkunjung ke tempat ini.

Oh ya! Anda para pendaki Gunung mungkin sudah tahu dengan Gunung Slamet dong? itu loh gunung tertinggi kedua di Jawa setelah Gunung Semeru . Nah ternyata , dibawah kaki gunung tersebut ada sebuah destinasi wisata kekinian yang terkenal memiliki udara dan alamnya yang masih alami. Baiklah disini Gungun Gunawan pada postingan kali ini saya akan mengulas tentang Wisata Guci Tegal.

Guci Tegal

Taman Wisata Guci Tegal adalah sebuah tempat wisata yang terkenal dengan pemandian air pansanya. Sama dengan Wisata Cipanas Garut, air panas di Guci Tegal ini adalah air panas alami yang keluar sendiri.Wisata Guci Tegal yang memiliki 210 Hektar ini dilengkapi dengan berbagai wahana baru yang menarik. Tempat ini tak pernah sepi pengunjug. Cocok digunakan sebagai tempat liburan keluarga dan menghilangkan penat.

Sejarah & Mitos

Salah satu yang menarik dari tempat wisata ini adalah cerita dibalik misteri wisata Guci Tegal.Menurut ceritanya , nama Guci sendiri berasal dari zaman Wali Songo. Untuk menyebarkan agama Islam di Jawa Tengah bagian barat, khususnya di sekitar Tegal diutuslah seorang wali. Wali tersebut dibekali air yang ditempatkan di dalam sebuah guci atau poci.

Masyarakat percaya bahwa air dalam guci tersebut bisa berkhasiat sehingga banyak yang datang meminta kepada sang wali. Namun karena jumlah air tersebut jumlahnya terbatas, sedangkan masyarakat yang memintanya begitu banyak, kemudian sang wali menancapkan tongkatnya ke tanah. Ketika tongkatnya dicabut, secara ajaib dari lubang bekas tongkat ditancapkan mengalir air panas.

Air panas tersebut sampai kini masih mengalir dan dimanfaatkan masyarakat menjadi pemandian. Dan tempat tersebut kemudian terkenal dengan nama Guci. Kejadian tersebut konon terjadi di tengah malam saat Malam Jumat Kliwon. Sehingga, sampai kini setiap malam Jumat Kliwon, banyak masyarakat datang ke Guci untuk berendam. Mereka percaya, jika melakukan hal tersebut hajat mereka akan terkabul.

Wahana & Daya Tarik

Sumber Gambar: travelspromo.com

Ada kegiatan menarik dan menyenangkan yang bisa anda lakukan ketika berkunjung ke objek wisata guci tegal. Seperti bermain air di water boom mini, berendam air panas , menaiki kuda sewaan, menikmati air terjun dan fasilitas Outbound.

  • Air Terjun Jedor

Nama Air Terjun Jedor konon berasal dari nama seorang lurah, yang beranama Lurah Jedor.  Air terjun ini terletak sekitar 1 km di sebelah atas pemandian umum air panas pancuran 13. Air terjun Jedor memiliki ketinggian sekitar 15 m.

Baca Juga:  Mie lethek Kuliner Khas Bantul Yogyakarta Yang Menggugah Selera

Seperti pemandian air panas Guci, Air terjun Jedor juga ramai dikunjungi orang untuk  mencari berkah. Kunjungan ritual mencapai puncaknya pada malam jumat kliwon. Katanya jikw mandi pada tengah malam dengan memohon sesuatu, permohonan apapun akan dikabulkan.

  • Air Terjun Hangat Kembar

Mungkin anda sudah biasa  melihat air terjun yang dapat dijumpai di banyak tempat. Bagaimana dengan air terjun yang airnya hangat??? Anda mungkin baru mendengarnya dan Tentunya tidak bisa dijumpai di semabarang tempat. Di sini terdapat air terjun yang dimana air nya hangat. Dan bukan hanya 1, tapi 2 air terjun yang lokasinya berdampingan.

Letak Curug Kembar ini  dekat dengan  Waterboom. Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus berjalan di jalanan menurun yang agak curam. Anda perlu sedikit hati-hati karena jalan cukup licin. Setelah berjalan beberapa meter melewati sawah, pengunjung sudah bisa mencapai curug yang memiliki ketinggian sekitar 5 meter ini.

Suhu air yang  hangat dan posisinya yang cukup tersembunyi, membuat tempat ini cocok bagi pengunjung  yang menyukai suasana ketenangan . Yang terdengar hanyalah suara air terjun. Jika kabut sedang turun, lokasi akan tertutupi kabut. Sehingga pastikan anda berkunjung ketika cuaca sedang bersahabat untuk menikmati Curug Kembar ini.

Selain kedua air terjun diatas , di kawasan ini juga  masih terdapat  beberapa air terjun lagi seperti Air Terjun Sruwit, Sigedong, Pengantaian Awu dan Capit Udang.

  • Permandian Air Panas Guci

Di wisata Guci tegal terdapat dua pemandian umum. Masing masing diberi nama Pancuran 13 dan Pancuran 7, sesuai jumlah pancuran yang ada.

Air yang mengalir keluar dari pancuran-pancuran tersebut dipercaya berkhasiat menyembuhkan berbagai penyakit, mulai dari sakit ringan seperti penyakit kulit, sampai penyakit serius seperti rematik. Banyak juga yang percaya, air panas dari Pancuran 13 dapat memberi rezeki, jabatan, dan berbagai harapan bagi siapa saja yang mandi di bawahnya.

  • Water Bom Air Hangat Guci

Ciri khas yang ditunjukkan di sini adalah kolam air hangat. Banyak wisatawan yang berendam disini agar badan kembali segar dan bugar. Air di sini tidak terlalu panas, sehingga aman untuk kulit. Dan ternyata air hangat di Guci ini sama sekali tak berbau belerang.

Disini anda tidak hanya bisa berenang dan berendam , kolam di Guci juga menyediakan berbagai permainan. Bahkan, permainan-permainan tersebut berada di tengah kolam. Sambik memanjakan diri di air hangat, pengunjung pun bisa bermain sepuasnya bersama keluarga.

Salah satu wahana tersedia di Pemandian Air Panas Guci adalah outbound. Berbeda  dengan tempat wisata lain, wahana ini justru diletakkan di tengah kolam. Ada panjat tebing mini, yang bisa dimainkan anak-anak maupun dewasa. Ada pula jaring laba-laba yang dapat dilintasi setelah menaiki panjat tebing. Permainan ini menantang pengunjung agar cermat melangkah jika tak mau tercebur ke kolam. Jalur outbound ini cukup panjang, dan ramai dicoba para pengunjung.

Baca Juga:  Pesta Kuliner di Tawangmangu Karanganyar

Untuk memasuki fasilitas ini pengunjung dikenakan biaya yaitu Rp 35.000 di hari biasa dan Rp 40.000 di akhir pekan.

  • Menunggang Kuda

Jika anda ingin berkeliling tempat rekreasi ini dengan lebih santai untuk menikmati suasananya,  anda bisa menyewa kuda kepada penduduk setempat. Harga sewa kuda pun tergolong murah.  Kuda yang berada di dalam kawasan objek wisata guci merupakan salah satu bagian fasilitas yang di berikan untuk para pengunjung agar dapat menikmati keindahan kawasan guci jika anda tidak ingin lelah  berjalan kaki. Pengunjung akan di ajak mengelilingi guci oleh penunjuk jalan.

Kuda – kuda yang disewakan di dalam kawasan wisata guci sudah jinak jadi anda tidak perlu khawatir ketika menaiki kudanya.  Adapun harga penyewaan kuda yang ditawarkan dari mulai Rp. 15.000 Lima belas ribu hingga Rp. 30.000 ribu. Harga tersebut tergolong murah untuk menikmati keindahan wisata tegal guci tanpa merasa lelah berjalan kaki.

  • Wahana Baru

Seiring dengan perkembangan wisata kekinian, pengelola Guci Tegal juga menambah wahana-wahana baru yang membuat obyek wisata ini semakin menarik.

Diantaranya, Sepeda Gantung untuk selfie pada tahun 2017, dan yang paling baru adalah Kereta Gantung. Kereta gantung tersebut digerakkan oleh tenaga listrik dengan panjang lintasan 250 meter.

Wisatawan yang ingin naik, berangkat dari stasiun 1 ke stasiun 2 lalu kembali lagi ke stasiun 1. Sehingga total lintasan yang dilalui adalah sepanjang 500 meter. Wahana ini ditarif Rp. 20.000/ orang.

Tiket Masuk

Weekday

  • Dewasa : Rp5000,- + asuransi
  • Anak-anak : Rp4500,- + asuransi

Weekend

  • Dewasa : Rp7000,- + asuransi
  • Anak-anak : Rp6500,- + asuransi

Akses & Lokasi

Wisata Guci Tegal beralamat di Jl. Objek Wisata Guci, Kalengan, Guci, Bumijawa,Tegal,Jawa Tengah,Indonesia,52466.

Menuju Lokasi Wisata Guci Tegal, pengunjung memiliki alternatif dengan kendaraan pribadi maupun angkutan umum. Jika  menggunakan kendaraan umum, berangkat dari  Kota Tegal pengunjung dapat menggunakan kendaraan umum yang menuju Purwokerto.

Setelah melewati pusat kota Slawi,  saat tiba di daerah Kecamatan  Lebaksiu. Di pertigaan Yomani terdapat tanda penunjuk jalan ke arah Guci. Jaraknya sekitar 25 kilometer dari sana.

Jika dari Slawi, naik saja mini bus jurusan Bumi Jawa. Setelah sekitar 30 menit menempuh perjalanan, Pengunjung dapat turun di Desa Tuwel. Dari sana Pengunjung bisa melanjutkan perjalanan dengan naik kendaraan bak terbuka menuju Guci.

Jika berangkat dari Kota Pemalang, pengunjung  mesti menggunakan kendaraan pribadi karena tidak terdapat angkutan umum menuju Guci. Ambil rute ke arah Purbalingga. Setelah tiba di pertigaan Moga, belok  ke kanan menuju ke arah Guci. Untuk lebih memudahkan anda , pakailah aplikasi google map agar lebih praktis dan mudah mencapai tempat tujuan .

  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar
WhatsApp chat