• Menu
  • Menu

Tips Scuba Diving Khusus Penderita Sinusitis

Melakukan scuba diving bagi mereka yang memiliki sinusitis, pastinya menimbulkan kesulitan tersendiri, terutama apabila mereka memiliki sedikit gangguan pada kelenjar sinus yang terdapat pada daerah tepat di atas mata kiri. Beberapa penderita yang memiliki gangguan sinusitis tepat pada daerah di atas mata kiri, seringkali merasakan sakit berdenyut pada daerah tersebut ketika mencoba menyelam pada kedalaman sekitar 1.5 meter atau lebih walaupun sudah mengkonsumsi obat-obatan untuk mengatasi sinusitis. Apa yang sebaiknya dilakukan? Bagaimanakah kiat dan tips scuba diving penderita sinusitis yang bisa dijadikan pertimbangan
Berikut beberapa kiat dan tips scuba diving penderita sinusitis yang bisa dijadikan pertimbangan sebagaimana diolah dari beberapa sumber, yaitu:
Pemeriksaan THT
Lakukan kunjungan ke dokter ahli THT. Menurut beberapa sumber medis, dikatakan bahwa timbulnya gangguan nyeri yang berdenyut hingga sakit kepala sebelah atau migrain, bisa saja disebabkan organ keseimbangan yang berada pada organ telinga bagian dalam mengalami gangguan. Gangguan ini mungkin saja dipicu oleh perbedaan tekanan ketika berada di udara terbuka dengan di bawah air. Masih menurut sumber yang sama, dikatakan bahwa saluran kelenjar sinusitis sebenarnya membentang luas mulai dari atas hidung hingga saluran telinga, hidung dan tenggorokan.
Obat Anti Nyeri Claritin
Mengkonsumsi Claritin minimal selama 2 hari sebelum melakukan scuba diving, serta giat berlatih menyeimbangkan tekanan yang berbeda antara tekanan udara permukaan dengan tekanan bawah air, bisa saja diakukan apabila tidak terjadi infeksi pada organ bagaian dalam telinga. Claritin merupakan sejenis obat anti nyeri yang tidak menimbulkan efek samping. Namun demikian hendaknya tidak melakukan penyelaman yang terlalu dalam, karena bisa saja efek obat akan menghilang seiring dengan pertambahan kedalaman penyelaman dan tekanan air.
Penggunaan Aqua Seals
Menurut sebuah forum tentang scuba diving dalam sebuah majalah kenamaan, dikatakan bahwa salah satu tips scuba diving penderita sinusitis yang layak dipertimbangkan adalah penggunaan aqua seals atau pelindung telinga dari air. Menurut beberapa praktisi medis, dikatakan bahwa gangguan sinusitis yang memicu nyeri berdenyut bisa saja dipicu oleh masuknya air dingin ke dalam organ telinga bagian dalam yang mengganggu organ keseimbangan.
Mengenali Tanda Darurat
Apabila pasca tindakan preventif penanganan sinus sebelum melakukan scuba diving telah dilakukan dan keadaan nyeri berdenyut kembali terjadi setelah beberapa saat menambah kedalaman penyelaman, maka tindakan terbaik yang harus dilakukan adalah segera membatalkan penyelaman. Menurut beberapa sumber, dikatakan bahwa tekanan balik akibat keadaan penyamaan tekanan udara yang dilakukan oleh organ dalam telinga, bisa saja berpotensi menyebabkan robekan pada gendang telinga dan memicu gangguan pendengaran serta infeksi telinga bagian dalam.
Demikianlah beberapa kiat dan tips scuba diving penderita sinusitis yang bisa dijadikan pertimbangan. Namun demikian, menurut sebuah rekomendasi Dinas Kesehatan, dikatakan bahwa tindakan scuba diving hendaknya tidak dilakukan dalam kurun waktu antara 2-3 minggu ketika masalah sinusitis menyerang, walaupun sudah mengalami pengobatan. Sehingga bisa disimpulkan bahwa tindakan scuba diving sebaiknya sementara ditunda ketika permasalahan sinusitis belum sepenuhnya diobati. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.
Baca Juga:  6 Spot Menyelam Terfavorit di Indonesia Menurut Nila Tanzil
Paguci

Travel Information | Adventure - panduan perjalanan dan wisata di indonesia, itinerary, info tiket, info hotel, cerita perjalanan, tips traveling, inpirasi liburan dan berita wisata terkini.

View stories

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *