Penginapan Barokah Santolo

Penginapan Barokah Santolo

Penginapan Barokah Santolo Pameungpeuk Garut- Waw…. Kata – kata inilah yang pertama kali akan keluar dari mulut anda ketika anda melihaat sejumlah objek wisata yang sangat menarik dan memukau penglihatan Anda yang terdapat di Kota Garut Jawa Barat in. Apalagi jika kita segera melaju ke daerah selatan kota Garut dengan segala keindahan pesisir pantai selatan Garut, mulai dari laut yang menyatu langsung dengan samudera hindia dan hal lainnya bisa anda rasakan disana . Beberapa objek wisata yang luarbiasa menawan inilah yang pada akhirnya di putuskan oleh pemerintah dan beberpa pihak guna meingkatkan kawasan wisata yang berada di Garut dengan membangun Penginapan – penginapan untuk para wisatawan, salah satunya yakni Penginapan Barokah Santolo Pameungpeuk Garut .

Fasilitas Penginapan Barokah Santolo

Penginapan Barokah memiliki 7 kamar standar dengan tarif Rp.150.000 s/d Rp. 250.000/ malam. Harga di atas sangat bergantung kepada rame dan tidaknya pengunjung. Harga akan naik ketika weekend dan hari-hari libur terutama libur panjang sekolah. Dalam pengelolaan reservasinya penginapan Barokah masih menggunakan sistem reservasi manual, dengan teknik reservasi walking dan booking. Penginapan Barokah yang letaknya di pinggir Pantai Santolo ini beroperasi mulai dari pukul 5.00 hingga pukul 22.00 di hari biasa, namun pada saat weekend dan weekdays beroperasi selama 24 jam. Bangunan dari penginapan Barokah ini berupa gabungan dari rumah makan dan penginapan. Jika ingin menginap di penginapan murah lainnya di dekitar pameungpeuk anda bisa membacanya disini: Hotel Amboina Pameungpeuk.

Rumah makan terletak pada lantai satu sedangkan penginapannya terletak pada lantai dua dari bangunan tersebut. Rumah makan ini menjual jenis makanan Indonesia khususnya makanan khas Sunda dan makanan serta minuman ringan lainnya, dengan variasi makanan yang cukup. Rumah makan ini beroperasi sesuai dengan waktu operasi penginapan Barokah.

Penginapan Barokah Santolo tidak memiliki tempat parkir sendiri, namun bergabung dengan penginapan-penginapan lainnya. Kondisi ini terjadi karena penginapan tersebut terletak di tanah milik Pemerintah Daerah Kabupaten Garut yang disewakan kepada penduduk sekitar untuk dimanfaatkan. Tempat parkir yang tersedia di kawasan ini memiliki daya tampung sepuluh bus, dua puluh kendaraan pribadi dan delapan puluh motor dengan luas sekitar 1.077 m2, kondisi yang cukup terawat, lapisan permukaan berupa material pasir dan vegetasi peneduh yang kurang memadai. Di penginapan ini terdapat dua buah pintu masuk dalam kondisi yang cukup, dan juga terdapat 4 buah toilet umum dalam kondisi yang cukup.

Untuk sarana prasarana yang diberikan oleh pihak pengelola Penginapan Barokah Santolo  Garut Kecamatan Pamengpeuk ini tak perlu diragukan kembali, air yang menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan nampaknya tak perlu anda tanyakan apakah jernih dan berbau, karena air yang dipakai di penginapan ini berasal dari sumur dan tentunya tidak berbau apapun .

Meski Penginapan Barokah ini masih bisa dikatakn lingkup mini karena hanya memiliki 7 kamar dengan fasilitas standart dan belum memiliki area parkir sedniri, namun tak sedikit yang menjadikan penginapan ini sebagai pilihan untuk bermalamnya . Saat ini beberapa testimonial datang dari beberapa pengujung yang masih berada pada wilayah Provinsi Jawa Barat, yakni Bandung, Tasikmalaya dan Cirebon . Namun dalam pengembangan aspek pemasarannya, pihak pengelola penginapan akan segera melakukan inovasi baru agar pengujung merasa nyaman dan ingin terus menginap di penginapan mini ini .

Terdapat 2 jenis jalan yang melewati Penginapan Barokah Santolo ini, yaitu jalan raya Garut – Pameungpeuk sejauh 85 km dengan lebar 5 m yang kualitasnya cukup dengsn kelas jalan kabupaten, jalan aksesnya berupa jalan kecamatan, lebar 4 m dan kualitas cukup. Dari ibukota Kecamatan Pameungpeuk menuju ke hotel ini bejarak 6 km. Transportasi umum menuju lokasi adalah bus ukuran kecil (mikro bus) sebanyak 8 buah (jadwal tidak tetap), angkot sejumlah 10 buah (tidak te_adwal), angkutan tradisional sebanyak 40 buah (jadwal tidak tetap) dan Elf.