Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :

Inilah Alasannya Mengapa Kamu Harus Mengunjungi Palau Belitung

/
121 Views
img

Wisata Pulau Belitung memiliki pesona yang memikat. Betapa tidak, pulau yang diapit selat gaspar (antara Bangka dan Belitung) dan selat karimata (antara Belitung dan Kalimantan) ini, dikelilingi pantai-pantai yang eksotik, gugusan pulau-pulau kecil  dan bebatuan di kawasan pantai-pantai di pulau Belitung menjadi daya tarik tersendiri. Bahkan berkunjung ke pulau-pulau kecil di kawasan pantai Tanjung Kelayang, menjadi keasyikan tersendiri untuk berwisata. Pulau-pulau kecil tersebut dikelilingi bebatuan yang indah dan sebagian pun tak berpenghuni yang menimbulkan rasa keasrian.

 

Matahari terbenam di Tanjung Pendam

https://www.instagram.com/p/BsfqrrplsCQ/

Jika ingin menikmati suasana pantai yang tidak jauh dari pusat kota, yakni berkisar 10 menit dari pusat kota Tanjung Pandan, kita dapat menikmati keindahan pantai Tanjung Pendam.  Pantai ini memiliki pemandangan yang khas, pasir putih yang landai dan bibir pantai yang dipasang tembok tempat duduk atau bersandar sambil menikmati pemandangan laut, menikmati suasana sore dan matahari terbenam di pantai ini.  Di pantai ini kita juga dapat menikmati lalu lalang kapal yang keluar atau memasuki kota Tanjung Pandan. Di pantai ini juga kita dapat melihat ramainya pengunjung, baik masyarakat setempat yang ingin melepas kepenatan maupun pengunjung dari luar kota. Tak kalah penting dikawasan ini juga kita akan disuguhi aneka menu makanan khas setempat dan menu nusantara untuk bersantap. Asap-asap yang mengepul dari setiap tenda-tenda makan, akan mengundang selera.

 

Pantai Laskar Pelangi

Gundukan bebatuan besar dan kecil, tersusun apik di antara pasir pantai diperairan pantai, ditambah dengan perairan yang tenang serta air yang jernih. Inilah yang menjadi kekhasan pantai tempat syuting film lascar pelangi beberapa waktu lalu. Tepian pantai dengan pemandangan gundukan batu besar akan terlihat di pantai Tanjung Tinggi. Bebatuan yang berukuran tinggi menjulang, kecil dan sedang. Air pantai di kawasan ini selain, ombak yang tidak terlalu tinggi,  air juga terlihat jernih, maka sering dimanfaatkan pengunjung untuk mandi.

Tentu saja tak ketinggalan, berfoto di tugu monument lascar pelangi menjadi salah satu momentum yang dimanfaatkan oleh pengunjung di kawasan ini, selain memiliki karakteriktik pantai dengan bebatuan indah, pohon-pohon yang rindang di sela bebatuan besar juga menjadi kekhasan pantai tanjung tinggi. Tak jauh dari kawasan ini juga tersedia hotel untuk menginap sambil menikmati keindahan pantai.

 

Pantai Tanjung Kelayang

Salah satu wisata pantai Pulau Belitung berikut ini adalah pantai yang tidak kalah memikat yakni pantai tanjung kelayang. Untuk menuju ke pantai ini harus menempuh setengah jam perjalanan dari pusat kota Tanjung pandan. Pemandangan pasir putih, jejeran kapal perahu yang siap di sewa menjadi pemandangan khas dipantai ini. Namun bila memandang kearah laut, pemandangan gundukan batu-batu besar yang eksotik menjadi keindahan tersendiri dipantai ini. Agak berbeda dengan pantai di Tanjung  pemandangan bebatuan, agak dikejauhan pantai atau ke arah laut. Bahkan dari arah pinggiran pantai kita juga dapat melihat bebatuan dilaut dengan bentuk eksotik yang mirip burung, maka sebagian warga juga menyebut pantai ini dengan pantai batu burung garuda. Mirip kepala burung garuda yang sedang menoleh.

 

Eksotisnya Gugusan Pulau

 

Yang menarik, selain pemandangan bebatuan yang agak jauh dilepas pantai. Tak jauh dari kawasan ini juga terdapat banyak pulau-pulau kecil yang eksotik. Jika mau berkunjung ke pulau-pulau tersebut, kapal-kapal nelayan siap mengantarkan kita ke pulau-pulau kecil tersebut.  Dengan menyewa perahu kapal, kita dapat menyusuri pulau-pulau dikawasan tersebut, dan menyaksikan kekhasan dan keasrian setiap melewati gugusan pulau-pulau. Ada yang berupa bebatuan saja, namun ada yang luas membentuk daratan. Pulau-pulau yang biasa dikunjungi yakni pulau lengkuas, pulau kepayang, dan Pulau-pulau kecil lainnya.

Dalam perjalanan menyusuri pulau-pulau tersebut, kurang lebih 15 menit perjalanan dari arah pantai kita akan melewati gugusan pulau-pulau bebatuan ditengah laut, bentuk-bentuk bebatuannya sangat eksotis ada batu mirip burung garuda, ada bebatuan kecil dan bebatuan besar, berdiri ditengah perairan laut di kawasan pantai menuju pulau Lengkuas.

 

Pulau Lengkuas

View this post on Instagram

#Tanah Belitung Bumi Laskar Pelangi #INDONESIA

A post shared by #asiaparadise (@fajar_reger) on

Hanya melewati setengah jam dari pantai tanjung kelayang, kita akan sampai di Pulau Lengkuas. Pemandangan pulau kecil dengan hamparan pasir putih dan bebatuan akan menjadi kekhasan pantai ini. Seperti telah terbagi, di sekeliling pulau ini sebagian dikelilingi bebatuan yang eksotis, sebagian lagi disekelilingi oleh hamparan pasir putih sebagaimana tempat anak-anak bermain ombak dan perahu-perahu bersandar selepas menghantarkan pengunjung.

Di pulau ini juga terdapat ini juga  mercusuar yang dibangun oleh pemerintahan hindia belanda, namun masih kokoh. Manakala kita menaiki anak tangga mercusuar ini, kita akan menyaksikan pemandangan yang sungguh indah dari atas mercusuar. Sebagaimana sebuah pulau yang dikelilingi susunan bebatuan dan hamparan pasir serta dikelilingi oleh pemandangan laut biru. Air pantai yang jernih juga dimanfaatkan oleh pengunjung untuk menceburkan diri di pantai baik di dekat bebatuan maupun di areal hamparan pasir putih.

Pulau Belitung sebenarnya merupakan kawasan lama yang ditempati oleh Hindia Belanda, layaknya Bangka, Belitungpun menjadi tempat bagi Belanda untuk mengeruk kekayaan dengan menempatkan pekerja-pekerja tambang dari Cina untuk bekerja di wilayah tersebut. Salah satu peninggalan belanda yang masih terlihat yakni mercusuar di pulau lengkuas.

 

Diving

Kawasan pulau lengkuas ini, juga dimanfaatkan pengunjung untuk diving (menyelam). Areal penyelaman tak terlalu jauh dari pulau lengkuas, kita akan diajak menaiki perahu kurang lebih 5 menit dari pulau lengkuas menuju perjalanan kearah pulau-pulau kecil, perahu akan berhenti, disinilah kita bisa menyelam (diving). Air laut yang jernih dan pemandangan biota laut menjadi keindahan tersendiri saat mengitari pulau ini. Bahkan saat kita menghamburkan makanan seperti roti kering, ikan-ikan akan muncul ke permukaan untuk menyantap makanan yang  ditaburkan.

 

Pulau-pulau kecil lainnya

Dengan jadwal pemakaian kapal seharian dari pagi sampai sore, kita akan sempat mengitari pulau-pulau kecil lainnya. Salah satunya pulau kepayang, di pulau ini  kita akan menyaksikan hamparan pasir putih, namun tidak banyak bebatuan, hanya beberapa bebatuan besar saja di pinggiran pantai, kekhasan bebatuannya besar dan tinggi mencapai belasan meter. Di pulau ini tersedia resto yang menyediakan aneka menu sea food fresh. Menu ikan tenggiri bakar, cumi, udang dan lain-lain bisa dinikmati disini.

Beberapa pulau lain, hanya berisikan oleh daratan yang tanpa penghuni, sehingga sangat terasa suasana asri dikawasan pulau tersebut. Pepohonan besar yang tumbuh besar menambah kesan kalau pulau-pulau itu sangat jarang dijamah. Pulaunya pun tidak begitu luas, berkisar 1 sampai 2 hektar. Bahkan ada diantara pulau-pulau tersebut yang hanya ada di saat air laut surut, tapi menghilang saat air laut pasang, atau kalaupun mau berkunjung ke pulau tersebut harus berangkat lebih pagi.

 

Sekolah Laskar Pelangi

Lokasi yang menjadi tempat pemutaran film lascar pelangi akan menjadi momentum tersendiri bagi pengunjung Belitung. Ntah hanya untuk melihat-lihat ataupun sekedar berfoto kenangan kunjungan ke Belitung. Di bangunan sekolah lascar pelangi ini, konon sekolah berdinding papan ini, menjadi kenangan tersendiri bagi sebagian anak Belitung Timur seperti dalam film lascar pelangi.

 

Batu Satam

https://www.instagram.com/p/BsXvkp9gDuL/

Cinderamata yang akan diburu manakala berkunjung ke Belitung  yakni Batu Satam. Sebagian ada yang menyebutnya batu meteor, batu hitam dengan permukaan unik yang tidak merata menjadi keindahan tersendiri bagi penggemar batu. Harganya pun tidak terlalu murah mencapai 300an ribu atau lebih. Namun tetap dicari manakala ke Belitung karena konon batu hitam pekat ini hanya satu-satunya ada di Pulau Belitung.

 

Keramik-keramik Kapal Tenggelam

 

Yang juga tak kalah menarik saat  berkunjung ke Belitung adalah memburu keramik-keramik lama bekas kapal tenggelam. Biasanya ini dilakukan oleh penyelam-penyelam khusus di Belitung. Sayangnya pasar ini tidak dikenal luas karena hanya kalangan tertentu saja yang mengetahui keberadaan keramik-keramik bekas tumpahan kapal tenggelam.

 

Kuliner Belitung

Sebagai wilayah kepulauan yang kaya akan hasil laut, Belitung juga memiliki aneka kuliner yang layak dinikmati. Hasil laut Belitung dengan aneka olahannya menjadi santapan yang enak. Di Resto makan di kawasan Belitung banyak dijumpai menu makan Gangan, yakni makanan sejenis pindang ikan segar, santapan hasil olahan ikan-ikan yang didapat nelayan setempat, juga dapat dinikmati di beberapa resto di Belitung. Untuk olahan hasil laut, berupa kerupuk juga bisa banyak didapat di daerah ini, ada olahan kepiting yang siap dibawa sebagai oleh-oleh, bakso ikan dan lain-lain. Pada musim panen buah sukun, masyarakat di wilayah Belitung Timur juga mengolah buah sukun menjadi kripik, untuk oleh-oleh. Selain adanya penganan lain seperti mie Belitung.

 

Warung Kopi di Belitung

Terutama di Belitung Timur khususnya di Manggar yang menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Belitung Timur. Warung-warung kopi banyak dikawasan pasar manggar. Konon menjadi tempat mangkalnya bapak-bapak untuk sekedar menikmati segelas kopi, sambil bercengkerama membicarakan topic-topik yang sedang dibahas. Tradisi tersebut menjadi turun temurun sehingga tidak sulit bagi pengunjung untuk mencari tempat menyeruput kopi sambil mendengar topic-topik yang hangat dibicarakan masyarakat.

  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar