Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :

Curug Teko Gunung Papandayan Cisurupan Garut

/
49 Views
img

Info Papandayan – Gunung Papandayan mungkin telah banyak dikunjungi ratusan atau bahkan ribuan para penadaki dari seluruh Indonesia. Namun diantara para pendaki yang telah mendaki Papandayan banyak yang belum tahu tentang keberdaan Curug di Gunung Papandayan. Nah jika Sobat Paguci termasuk salah satu orang yang telah mendaki Papandayan tetapi belum mengetahui tentang Informasi Curug tersebut dalam postingan ini Info Paguci akan memberikan Informasinya secara lengkap.

Setiap gunung di Indonesia rata-rata memiliki curug atau air terjun yang indah. Sama halnya dengan gunun lain Gunung Papandayan juga memiliki curug yang menambah keindahan dan daftar tempat menarik yang harus dikunjungi jika ke Papandayan. Papandayan memang sudah tersohor kemana-mana. Keindahanya tidak usah diragukan lagi. Pesona papandayan yang  menakjubkan kini bertambah dengan adanya air terjun yang indah dengan genangan-genangan air yang berwarna warni.

Curug Papandayan

Curug Papandayan merupakan air terjuan yang berada di kawasan Gunung Papandayan. Curug ini memiliki air yang cukup jernih namaun mengandung belerang. Pada musim hujan aliran airnya cukup besar jika dibandingkan dengan musim kemarau.memang.Curug Papandayan ini baru diketahui baru-baru ini. Karena lokasinya yang tersembunyi curug tersebut baru ditemukan oleh seorang Fhotographer bernama Tatang. Tatang yang nerupakan salah satu peserta lomba berhasil mengabadikan Curug Papandayan dan menjuarai lomba Fotographer yang diadakan di kawasan Gunung dan Kawah Papandayan. Curug Papandayan merupakan curug yang terbentuk dari aliran sungai belerang bekas letusan Gunung Papandayan pada tahun 2002 silam.

Tahukah Anda bahwa ternya di sekitar kaki Gunung Papandayang ada sebuah curug bernama Curug Teko? Jika berkunjung ke Kawah Papandayan, maka jangan lupa sekalian juga untuk mengunjungi Curug Teko.  Perlu Anda ketahui, selain Curug Papandayan, di Gunung Papandayan yang memiliki tinggi 2.665 mdpl ini juga ada Curug Teko yang memiliki keindahan yang tak kalah indah dengan Curug Orok dan curug-curug lainnya yang ada di Garut. Curug Teko merupakan curug yang tersembunyi yang belum banyak dikenal banyak orang.

Baca Juga:  Pantai Parang Tritis-Sejarah Mitos Legenda Serta Harga Tiket Masuk Terbaru Lengkap

Sulitnya akses menuju dasar curug menjadi penyebab jarangnya pengunjung yang berwisata ke Curug Teko. Jika musim kemarau tiba dan aliran air menjadi surut, batu-batu berukuran besar akan terlihat di sekitar atau sepanjang aliran curug. Beberapa bulan yang lalu Curug Teko sempat terkenal dan viral di sosial media terkait pemberitaan 4 wisatawan yang sedang berkunjung tewas tenggelam di curug ini.

Curug Teko

Curug Teko merupakan satu di antara tujuh titik obyek wisata pada kawasan Perum Perhutani KPH Garut direkomendasikan sebagai obyek wisata unggulan berbasis konservasi lingkungan. Pengelolaannya berpola pengelolaan bersama masyarakat tergabung dalam LMDH Gandamekar Desa Sirnajaya. Keindahan air terjun dan jernihnya air Curug Teko akan mengundang wisatawan untuk berenang. Namun sungguh disayangkan, Pengunjung hanya bisa melihat keindahan dan jernihnya air Curug Teko dari kejauhan, karena tidak ada akses jalan untuk menuju ke dasar curug. Curug Teko memiliki tinggi sekitar sekitar 80 meter.

Di musim kemarau debit airnya sangat kecil, sama halnya dengan Curug Ciharus di Kecamatan Leles. Namun jika di musim hujan debit airnya lumayan cukup besar dan alirannya juga cukup deras. Direkomendasikan untuk Anda yang ingin datang ke Curug Teoko, yaitu pada musim kemarau, Karen jika dimusim hujan sering kali datang air bah secara tiba-tiba, dalam bahas sunda disebut Caah Dengdeng.

Mitos Curug Teko Gunung Papandayan

Curug-curug di garut rata-rata memiliki kisah, mitos, legenda serta sejarah yang beredar di masyarakat sekitar Curug. Mitos Curug teko ,konon, apabila ada wisatawan yang datang ke curug ini akan ada sosok mahluk halus yang menghampiri. Wujudnya perempuan yang menggunakan pakaian dan payung yang berwarna hijau. Mahluk halus berwujud perempuan dalam mitos tersebut akan meminta di ambilkan air curug. Namun ketika air akan diberikan kemudian perempuan itu pun menghilang. Sedangkan sejarah penamaan dan sebutan Sebutan Curug Teko ini sendiri muncul karena debit aliran air terjun ini yang menyerupai cucuran air dari teko ketika dituangkan.

Lokasi Curug Teko Gunung Papandayan
Alamat

Alamat: Sirnajaya, Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44163

Peta Lokasi

Keberadaan Curug Teko menjadi penyangga yang dapat mengalihkan para pengunjung TWA Kawah Papandayan agar mampir. Meski sulit untuk berada di dasar curug, sesungguhnya bukan hanya air terjun yang menjadi daya tarik wisatanya akan tetapi lebih pada suasana alamnya yang indah dan udaranya yang segar. Dari atas Curug Teko wisatawan dapat menikmati pesona panorama matahari terbit dengan landskap kota Garut yang masih diselimuti kabut.

Curug Teko dikelola masyarakat tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Gandamekar Desa Sirnajaya Kecamatan Cisurupan kerjasama Perum Perhutani KPH Garut. Luas lahan dikembangkan sebagai kawasan wisata Curug Teko sendiri mencapai sekitar 3 hektare.

Rute Jalur Curug Teko

Curug Teko berjarak sekitar 15 kilometer dari pusat kota Garut. Berada sekitar 5 kilometer dari alun alun atau pusat Kecamatan Cisurupan, dan sekitar 3 kilometer sebelum Kawah Gunung Papandayan. Serta Dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun roda empat dengan waktu tempuh 20 menti dari Cisurupan..Sebelah kiri dari Papandayan Leisure Park arah dari Cisurupan.

Nah itulah cerita, mitos, dan kejadian yang terjadi di balik keindahan Curug Teko. Meski sempat mennelan empat korban wisatawan, namun jika Curug ini dikelola dengan baik dengan perbaikan fasilitas serta akes jalan menuju dasar curug yang dilengkapi petugas, penjaga kemanan di are Curug, team Info Paguci yakin kedepannya Curug teko akan menjadi obejek wisata alam yang menarik bahakan bisa menjadi Curug primadona baru selain Curug Orok.

  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar