Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views : Ad Clicks : Ad Views :

Curug Dengdeng Tasikmalaya

/
78 Views

Pesisir Tasikmalaya provinsi jawa barat , saat ini lebih di kenal dengan banyak pantai nelayan dengan wisata baharinya ,tak disangka kota dengan sejuta pesona keindahan alamnya ini masih menyimpan air terjun cantik yang masih alami rindang dengan pepohonan hijau.

Seperti halnya Kabupaten Garut yang dikenal memiliki wisata air terjun yang indah seperti Curug Orok dan Curug Sanghyang Taraje maka Kota Tasikmalaya juga tidak mau ketinggalan. Kota ini juga memiliki curug yang mirip dengan Curug Malela yaitu Curug Dengdeng.

lokasi curug dengdeng
Foto Curug Dengdeng pada saat musim kemarau, debit air cukup kecil.

Curug Dengdeng adalah sebuah destinasi wisata alam dengan muara sungai-sungi kecil daerah Cogreg dan sekitarnya yang terhubung dengan Sungai Cimedang berada dekat dengan Desa Neglasari

Air terjun yang sangat unik ini memilik 3 tingkatan dengan ketinggian yang tentunya berbeda-beda  Ditingkatan pertama yang menjadi muara sungai anda bisa menikmati aliran air dari atas ketinggian 9 meter , tingkat kedua 11 meter dan tingkat ketiga 13 meter anda bisa merasakan hempasan air dengan hujaman yang berbeda-beda. Tentunya dengan air yang masih sangat menyegarkan .

Sajian alamnya akan membawa kita sejenak bersantai tanpa memikirkan apapun dan melupakan segala beban hidup yang semakin terasa berat. Curug Dengdeng-nya sendiri menawarkan pemandangan yang memesona. Di antara pepohonan hijau nan rindang, terdapat curug bertingkat, yang setiap tingkatannya memiliki daya tarik tersendiri.

Pemandangannya mirip Niagara Mini. bebatuan hitam di pinggiran sungai juga menghadirkan kekayaan alam tersendiri, panorama alam sekitar yang begitu indah membuat kita merasa bak di negeri dongeng impian dengan ekosistem alam yang masih alami. 

Tempat yang indah nan mempesona . Membuat kita Rasanya semakin malas beranjak dari tempat ini. Alam yang begitu cantik cocok dijadikan untuk berwafoto. Semoga tetap alami dan terjaga keindahannya.

  • Alamat: Cikatomas, Tawang, Pancatengah, Tawang, Pancatengah, Tasikmalaya, Jawa Barat 46194
  • 24 Jam
  • Belum Tersedia
  • Tinggi Curug Dengdeng -+ 10 Meter
  • Saat ini belum ada nomor telepon yang bisa di hubungi.

Sejarah & Mitos Curug Dengdeng

sejarah mitos curug dengdeng

Ternyata selain keindahan pesona alamnya dan strukturnya yang mirip bedengan hingga di berinama dengdeng , ada kisah-kisah cerita masa lalu yang beredar di masyarakat dan sampai saat ini masih di percaya.

Baca Juga:  The Kynon Villa-Info Terbaru Harga Sewa Fasilitas & Lokasi Lengkap

Curug ini dulunya ternyata menjadi tempat singgahnya nabi Daud a.s untuk berwudu sebelum mengumandangkan adzan. konon katanya karena keindahan lantunan adzan yang di kumandangkan oleh nabi Daud a.s membuat alam sekitar menjadi lebuh indah dari sebelumnya.

Dan sampai sekarang , masayarakat mempercayai siapa saja yang berendam atau mandi di tingakatan pertama dari curug tersebut akan memiliki suara indah seperti suara nabi Daud A.S

Selanjutnya ada kisah tentang pertarungan antara pangeran Jaya laksana dengan pangeran jaya nalangsa yang terjadi di curug dengdeng , kedua pangeran ini bertarung di tingkat paling tinggi. Menurut kepercayaan masyarakat , makam yang berada di bagian paling bawah curug ini adalah makam salah satu pangeran tersebut. 

Selain kedua kisah diatas , ada juga mitos lain yang beredar di kalangan masyarakat sekitar. Mitosnya adalah siapa saja yang masih belum menikah / lajang berendam disini, maka jodohnya akan dilancarkan oleh sang maha kuasa. 

Terlepas dari semua kisah dan mitosnya , curug ini adalah lokasi wisata alam yang sangat unik dan menarik untuk di kunjungi .

Tiket Masuk

curug dengdeng

Saat ini lokasi tersebut dikelola oleh perhutani kota tasikmalaya , untuk bisa masuk dan menikmati pesona keindahan alamnya anda harus membayar tiket masuk seharga Rp. 3.500 /orang sekali masuk.

Ongkos masuk per mobil Rp.20.000 tarif parkir Rp.5000 saja cukup murah kan.

Fasilitas

Meski air terjun ini sudah di anggap sebagai tempat liburan warga Tasiklmalaya, namun pihak pengelola belum menyediakan berbagai fasilitas penunjang untuk kenyamanan para wisatawan. Fasilitas yang tersedia baru sekedar toilet dan kamar ganti, saung gazebo dan penjual makanan.

Bila Anda tidak mau repot membawa bekal makanan tersedia warung-warung ,terutama warung lesehan nasi liwet dan ikan bakar dengan tarif lumayan murah ketika kami berkunjung masih Rp80.000.sepaket dengan liwet dan ikan bakar nya,

Lokasi

Curug Dengdeng Tasikmalaya

Jauh dari keramaian pusat kota tasikmalaya waktu tempuhnya sekitar 3 jam Perjalanan hampir 90 KM dengan kondisi jalan sudah cukup bagus walau masih didominasi tambalan aspal. Kendaraan masih dapat melaju dengan baik hingga Desa Cikawung Gading yang menjadi patokan awal ke air terjun ini. Jalan masuk menuju Kampung Carigin bisa ditemukan tidak jauh dari kantor kepala Desa.

Baca Juga:  Kawah Kamojang-Info Tiket Masuk Fasilitas Lokasi & Mitos Lengkap

Sayangnya akses jalan menuju ke lokasi belum ada peningkatan masih berupa jalan koral dan memerlukan pelebaran sehingga tidak sulit ketika berpapasan dengan kendaraan lain,jadi alangkah baiknya jika kita ingin berwisata ke Cudeng gunakan kendaraan yang sekiranya tidak akan terbentur dengan bebatuan jalan yang sebagian tidak rata, area parkir masih sederhana.

Pemerintah belum serius memperhatikan potensi alam ayang ada di perkampungan ini, bisa dilihat dari jalan sekitar 4 KM hanya akan berupa jalan makadam yang tidak begitu rata, Jika saja dikelola dengan baik dan di perhatikan pemerintah sekitar mungkin saja para wisatawan lokal maupun asing akan berbondong-bondong datang ke curug ini. 

Peta Lokasi

Lebih baik sering-sering bertanya kepada penduduk sekitar arah menuju ke curug Dengdeng saat menemukan persimpangan, agar lebih mudah dan tidak tersesat saat menuju ke lokasi karena posisi nya yang masih tersembunyi.

Panduan Jalur

Jika anda berkunjung membawa kendaraan pribadi, Titip saja di halaman warga karena kendaraan hanya bisa sampai kampung ini saja .Di sini anda akan merasakan keramahan orang Indonesia yang sekarang sulit ditemui.

Berikutnya perjalanan hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki melewati sungai kecil dan rimbunnya pohon jati. Pemadu sangat di perlukan saat menuju kesana jika perlu meminta bantuan warga sekitar kampung untuk mengantar ke lokasi curug.

Selain dikhawatirkan tersesat, juga menjadikan mereka sadar akan potensi wisata ini bagi kampung mereka. Hingga nanti mereka akan terus menjaga kelestariannya

Kurang lebih 30 menit setelah berjalan kaki , kita akan menemukan jalan menurun yang cukup curam. Perjuangan dibayar lunas di depan mata dengan Mempesonanya alam disana.

Turun ke tingkat bawah berikutnya bukan hal yang mudah. Hanya jempol kaki yang mendapat pijakan pada dahan pohon saja sebagai tangga menuruni tebing curam, Cukup menantang namun tentu saja sangat berbahaya.

Saran :

  • Saat hujan debit air akan naik dan keruh, disarankan ketika ingin pergi ke curug ini melihat kondisi cuaca.
  • Bawalah persediaan air dan snack karena perjalanan menuju curug butuh waktu dan tenaga yang ekstra
  • Jaga lingkungan sekitar jangan membuang sampah disembarang tempat , lebih baik bawa kembali sampah bekas minuman dan makanan anda. Agar lingkungan sekitar tetap terjaga keasrian alamnya.
  • Pemandu sangat dibutuhkan pada saat menuju lokasi . Agar tidak tersesat dan mudah menemukan lokasi . Jika anda pertama kali berkunjung ke lokasi tersebut

 

  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This div height required for enabling the sticky sidebar
WhatsApp chat